Kegiatan BAZNAS

BAZNAS Sumbawa Gelar Sosialisasi Pengoptimalan ZIS di Lingkup Pendidikan Kecamatan Alas dan Alas Bar

🕒 11:32:25 WIB
⏱️ 4 menit baca
👁️ 38 kali dikunjungi

Sumbawa Besar, 18 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat upaya pengoptimalan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kegiatan sosialisasi kepada berbagai elemen masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pengoptimalan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Lingkup Pendidikan Kecamatan Alas dan Alas Barat yang berlangsung di Aula SDN 7 Alas, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.E., Korwil Dikbud Kecamatan Alas dan Alas Barat, para Kepala Sekolah SD, SMP, PAUD/TK se-Kecamatan Alas dan Alas Barat, serta jajaran BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang terdiri dari Wakil Ketua I Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si., Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dr. Supriyadi, M.HI., dan Staf Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus edukasi bagi para insan pendidikan mengenai pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat pendidikan dalam mendukung pengelolaan ZIS secara terorganisir melalui lembaga resmi.

Dalam sambutannya, Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang terus aktif membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial dan menanamkan nilai-nilai kepedulian kepada generasi muda.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut dapat terjalin kerja sama yang lebih kuat antara BAZNAS dan satuan pendidikan sehingga potensi zakat, infak, dan sedekah yang ada di lingkungan pendidikan dapat dikelola secara optimal untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si., menjelaskan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam pembangunan kesejahteraan umat. Menurutnya, zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga memiliki dampak sosial yang sangat besar dalam membantu mengatasi berbagai persoalan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam pemaparannya, ia juga menjelaskan berbagai program yang telah dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa melalui lima program unggulan, yaitu Sumbawa Cerdas, Sumbawa Sehat, Sumbawa Peduli, Sumbawa Taqwa, dan Sumbawa Makmur. Program-program tersebut merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat yang dihimpun dari para muzakki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.

"Semakin optimal penghimpunan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena itu kami mengajak seluruh insan pendidikan untuk bersama-sama mendukung gerakan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran," ujarnya.

Suasana sosialisasi berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Hal ini terlihat dari sesi diskusi dan tanya jawab yang berjalan aktif. Para kepala sekolah dan peserta yang hadir mengajukan berbagai pertanyaan terkait tata kelola zakat, mekanisme penghimpunan ZIS di lingkungan sekolah, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), hingga proses pendistribusian dan pelaporan dana zakat yang dikelola oleh BAZNAS.

Menanggapi berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Lukman Hakim, S.H., M.Si., memberikan penjelasan secara rinci mengenai aspek regulasi, mekanisme penghimpunan, serta tata kelola zakat yang diterapkan oleh BAZNAS. Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pengelolaan zakat dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan prinsip transparansi serta akuntabilitas.

Lukman Hakim juga menegaskan bahwa BAZNAS senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk sekolah dan satuan pendidikan, dalam rangka mengoptimalkan penghimpunan ZIS. Menurutnya, keterlibatan dunia pendidikan sangat penting karena selain menjadi pusat pembelajaran, sekolah juga dapat menjadi sarana untuk membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial sejak dini.

Penjelasan yang disampaikan oleh Wakil Ketua II tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Banyak kepala sekolah yang mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pengelolaan zakat dan mekanisme penghimpunan ZIS yang selama ini dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Diskusi yang berlangsung hangat menunjukkan tingginya perhatian para peserta terhadap upaya penguatan gerakan zakat di lingkungan pendidikan. Beberapa peserta juga menyampaikan dukungan terhadap langkah BAZNAS dalam membangun sinergi yang lebih erat dengan sekolah-sekolah di Kecamatan Alas dan Alas Barat.

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, M.HI., dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi yang peduli terhadap sesama. Oleh karena itu, budaya berzakat, berinfak, dan bersedekah perlu terus ditanamkan melalui lingkungan pendidikan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan nilai-nilai sosial keagamaan.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Sumbawa dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan. Komitmen tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang tidak hanya berfokus pada penghimpunan dan pendistribusian dana umat, tetapi juga terus memperkuat edukasi dan literasi zakat di tengah masyarakat. Dengan sinergi yang baik antara BAZNAS, pemerintah, dan dunia pendidikan, diharapkan potensi zakat di Kabupaten Sumbawa dapat terus dioptimalkan untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya, dan berkeadilan.

Rekomendasi Untuk Anda