BAZNAS Sumbawa Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah Lewat Inisiasi Program Desa Sadar Zakat

By BAZNAS Kabupaten Sumbawa 06 Apr 2026, 13:42:38 WIB Rencana Kerja
BAZNAS Sumbawa Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah Lewat Inisiasi Program Desa Sadar Zakat

SUMBAWA – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa melakukan langkah strategis dalam upaya optimalisasi pengelolaan dana umat hingga ke tingkat desa. Pada Senin, 6 April 2026, pimpinan BAZNAS Sumbawa menggelar pertemuan silaturahmi formal dengan Bupati Sumbawa di ruang kerja bupati guna membahas persiapan peluncuran program unggulan bertajuk Desa Sadar Zakat. Pertemuan ini menjadi momentum krusial sebagai bentuk koordinasi tingkat tinggi untuk menyelaraskan program kerja BAZNAS dengan visi pembangunan daerah dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS hadir dengan formasi lengkap sebagai bentuk keseriusan lembaga dalam menjalankan program ini. Hadir secara langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa bersama dengan Wakil Ketua I yang membidangi pengumpulan, Wakil Ketua II yang menangani pendistribusian dan pendayagunaan, serta Wakil Ketua IV yang membidangi administrasi, SDM, dan umum. Keikutsertaan Sekretaris BAZNAS beserta sejumlah staf amil pelaksana turut memperkuat pertemuan tersebut dalam memaparkan rencana strategis lembaga di hadapan kepala daerah.

Di hadapan Bupati, pimpinan BAZNAS memaparkan bahwa program Desa Sadar Zakat dirancang untuk membangun ekosistem filantropi Islam yang mandiri langsung di wilayah pedesaan. Melalui program ini, BAZNAS berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat desa mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemerataan ekonomi. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa zakat yang dihimpun dari warga desa yang mampu dapat dikelola secara transparan dan disalurkan kembali kepada para mustahik atau warga yang membutuhkan di desa yang sama, sehingga tercipta perputaran ekonomi yang inklusif di lingkungan tersebut.

Baca Lainnya :

Selain aspek pengumpulan, pertemuan tersebut juga membahas mengenai standardisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa agar lebih profesional, akuntabel, dan terintegrasi dengan data kemiskinan daerah. BAZNAS menekankan bahwa sinkronisasi data merupakan kunci agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan pemerintah. Dengan literasi zakat yang kuat pada sektor pertanian, peternakan, dan niaga yang menjadi ciri khas wilayah pedesaan di Sumbawa, program ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi kemandirian umat di tiap desa.

Bupati Sumbawa memberikan apresiasi tinggi dan menyatakan dukungan penuh atas rencana peluncuran Desa Sadar Zakat tersebut. Pemerintah daerah memandang bahwa kolaborasi dengan BAZNAS adalah langkah konkret dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan berbasis religi dan sosial. Bupati berharap agar gerakan ini tidak hanya berhenti pada seremoni peluncuran semata, tetapi menjadi gerakan masif yang melibatkan camat hingga kepala desa untuk memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Tana Samawa.

Menutup pertemuan tersebut, pihak BAZNAS menyatakan bahwa persiapan teknis menuju hari peluncuran telah mencapai tahap final, termasuk penentuan desa Brangkolong yang akan menjadi percontohan atau pilot project. Dengan dukungan penuh dari jajaran eksekutif, BAZNAS Sumbawa optimis bahwa Desa Sadar Zakat akan menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Sumbawa di masa depan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Rekomendasi Untuk Anda